Minggu, 10 April 2016

JORGE LORENZO PINDAH KE DUCATI, ANDREA IANNONE KE SUZUKI??


Gosipnya, Jorge Lorenzo (99) akan menggantikan salah satu pembalap Ducati yang kontraknya berakhir tahun ini
Austin – Rumor kepindahan Jorge Lorenzo dari tim Yamaha ke Ducati untuk musim balap tahun depan kian santer. Jika terwujud, gosipnya Ducati melepas Andrea Iannone yang akan merapat ke tim Suzuki.
Ducati yang bergabung di kelas MotoGP pada 2003 baru sekali mengantongi gelar juara dunia, yaitu lewat Casey Stoner pada 2007.
Tahun berikutnya menempati posisi kedua klasemen di belakang Valentino Rossi (Yamaha). Sejak itu perjuangan dimulai. Apalagi Stoner pindah ke Honda pada 2011.
Masuknya valentino Rossi pada 2012 juga tidak mendongkrak penampilan Ducati. Rossi finish di posisi 7 dan 6 dalam dua musim bersama Ducati. Inilah prestasi terendah Rossi sejak balapan di kelas utama.
Perjuangan Ducati berlanjut, meskipun Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone meraih podium. Tetapi jauh untuk meraih gelar juara dunia.
Kemudian muncullah nama Jorge Lorenzo yang dikabarkan akan bergabung tahun depan. Lorenzo yang main di MotoGP sejak 2008 sudah menyandang gelar juara dunia tiga kali.
Pastinya Yamaha ingin tetap mempertahankan Lorenzo. Tetapi gosip santer menyebut ia akan menandatangani kontrak dengan Ducati.
Diperkirakan akan tercipta kondisi ideal bagi kedua belah pihak. Lorenzo mungkin menjadi pembalap yang sempurna untuk membuktikan performa motor Desmosedici.
Akankah Maverick Vinales pindah dari Suzuki ke Yamaha mendampingi Valentino Rossi tahun depan?
“Jorge adalah pembalap hebat dan pasti akan mendapatkan hasil yang baik. Motor Ducati saat ini adalah motor yang kompetitif,” ujar rekan setimnya, Valentino Rossi.
Beberapa orang di paddock GP Amerika di Austin akhir pekan ini  juga menegaskan rumor tersebut, meskipun belum ada kabar resmi.
Bagaimana dengan Ducati? Kontrak Dovizioso dan Ianone memang berakhir tahun ini. Dovizioso mengatakan ia tetap di Ducati sedangkan Iannone dikabarkan mendapat tawaran dari Suzuki.
MotoGP 2016 Argentina Suzuki Maverick Vinales Ducati Andrea Iannone
Pembalap Ducati Andrea Iannone (29) dikabarkan mendapat tawaran dari Suzuki menggantikan Maverick Vinales (25) jika pindah ke Yamaha
Dari kubu Suzuki, Maverick Vinales sudah lama digosipkan menjadi pembalap Yamaha. Jika gosip ini benar, Lorenzo akan meninggalkan Yamaha ke Ducati, Ducati melepas Iannone ke Suzuki, Vinales dari Suzuki dipinang Yamaha.
Artinya, Vinales akan berpartner dengan Valentino yang kontraknya baru diperpanjang hingga 2018.
Kabarnya, keputusan Lorenzo akan ke Ducati akan diumumkan pada putaran keempat di Jerez, dua minggu ke depan. 

HASIL KUALIFIKASI MOTO GP AUSTIN 2016

Marquez Raih Pole di MotoGP Austin


Marquez Raih Pole di MotoGP Austin  

Austin - Rider Repsol Honda Marc Marquez, seperti yang sudah diperkirakan, merebut posisi start terdepan di MotoGP Austin. Dia unggul tipis dari Jorge Lorenzo.

Marquez yang dominan sepanjang sesi latihan bebas kembali jadi yang terdepan dalam sesi kualifikasi di Circuit of The Americas, Minggu (10/4/2016) dinihari WIB. Catatan waktu terbaiknya adalah dua menit 3,188 detik.

Torehan itu cuma 0,069 detik dari milik rider Movistar Yamaha Jorge Lorenzo yang menduduki posisi dua. Sementara urutan start ketiga ditempati rekan setim Lorenzo, Valentino Rossi, dengan catatan 0,456 detik lebih lambat dari Marquez.

Penunggang Ducati, Andre Iannone, ada di posisi empat, diikuti Maverick Vinales yang membela tim Suzuki Ecstar. Tiga pebalap berikutnya adalah Cal Crutchlow, Andrea Dovizioso, dan Dani Pedrosa.

Melengkapi 10 besar adalah Aleix Espargaro dan Scott Redding. Balapan MotoGP Austin sendiri sesuai jadwalnya akan berlangsung Senin (11/4/2016) dinihari WIB, tepatnya pukul 02.00.

Hasil Kualifikasi MotoGP Austin

1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 2m 3.188s [Lap 3/7] 336km/h (Top Speed)
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 2m 3.257s +0.069s [5/7] 334km/h
3. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 2m 3.644s +0.456s [6/7] 339km/h
4. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 2m 3.913s +0.725s [6/7] 342km/h
5. Maverick Viales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2m 4.247s +1.059s [7/7] 336km/h
6. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 2m 4.265s +1.077s [6/7] 334km/h
7. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 2m 4.339s +1.151s [6/6] 343km/h
8. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 2m 4.379s +1.191s [7/7] 338km/h
9. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 2m 4.408s +1.220s [5/5] 332km/h
10. Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 2m 4.485s +1.297s [7/7] 338km/h
11. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 2m 4.988s +1.800s [5/7] 338km/h
12. Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 2m 5.159s +1.971s [6/7] 334km/h
13. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 2m 04.867s 335km/h
14. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 2m 04.944s 338km/h
15. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 2m 05.425s 337km/h
16. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2m 05.625s 328km/h
17. Michele Pirro ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 2m 05.702s 338km/h
18. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 2m 06.029s 333km/h
19. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 2m 06.049s 334km/h
20. Tito Rabat ESP Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 2m 06.562s 332km/h (raw/roz)

Minggu, 03 April 2016

wakman

Mulai maning nang kene, wayane tulisane akeh lah,iki gur setitik anu ket mbiyen nak kon nulis ngarang gak iso blas jadi yo setitik wae lah...wkwkw

Iki kang nang gur arek bagi2 aplikasi walkan dari sony seng saget di enggo nang android lain...

Langsung bae lah Kie link
Gek arek adus wkwk

Sabtu, 02 April 2016

Kliping 4 cabang seni bagus



KLIPING

4 CABANG SENI

Di ajukan Untuk memenuhi Tugas Mata Pelajaran Seni Budaya



Di Susun Oleh :












SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 1 DENTE TELADAS
KECAMATAN DENTE TELADAS
KABUPATEN TULANG BAWANG
TAHUN AJARAN 2015/2016

A.    Pengertian Seni dan Cabang Seni
Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena itu merupakan sinonim dari ilmu. Dewasa ini, seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia. Seni sangat sulit untuk dijelaskan dan juga sulit dinilai, bahwa masing-masing individu artis memilih sendiri peraturan dan  parameter yang menuntunnya atau kerjanya, masih bisa dikatakan bahwa seni adalah proses dan  produk dari memilih medium, dan suatu set peraturan untuk penggunaan medium itu, dan suatu set nilai-nilai yang menentukan apa yang pantas dikirimkan dengan ekspresi lewat medium itu, untuk menyampaikan baik kepercayaan, gagasan, sensasi, atau perasaan dengan cara seefektif mungkin untuk medium itu. adapun beberapa teori seni rupa menurut beberapa tokoh :

-          Ki. Hadjar Dewantara
Seni adalah segala perbuatan manusia yang timbul dan bersifat indah, menyenangkan dan dapat menggerakan jiwa manusia.
-          Ahdiat Karta Miharja
Kegiatan rohani yang merefleksi pada jasmani, dan mempunyai daya yang bisa membangkitkan  perasaan/jiwa orang lain.


1.      Seni Rupa
adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa  ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis,  bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika. Contoh :










 












2.      Seni Tari
Seni Tari medianya berupa gerak. Olah gerak segala bagian tubuh yang mempunyai nilai estetis atau sudah ditata sesuai prinsip dan teknik seni tari yang adaApakah Anda mengenal seni tari? Menurut Curt Sach dalam World History of The Dance, tari adalah gerak yang  berirama. Menurut Corrie Hartong tari adalah gerak gerik badan yang diberi bentuk dan irama di dalam ruang. Secara sederhana tari adalah ungkapan gagasan atau perasaan yang estetis dan bermakna yang diwujudkan melalui media gerak tubuh manusia yang ditata dengan prinsip-prinsip tertentu. Dalam seni tari, unsur utamanya adalah gerak, dan unsur terpenting lainnya adalah irama. Di Indonesia terdapat berbagai macam tari yang berasal dari berbagai daerah. contohnya :


 














3.      Seni Musik
Pengertian seni musik secara umum, merupakan suatu kumpulan atau susunan bunyi atau nada, yang mempunyai ritme tertentu, serta mengandung isi atau nilai perasaan tertentu. unsur bunyi adalah elemen utama seni musik. Unsur lain dalam bentuk harmoni, melodi dan notasi musik merupakan wujud sarana yang diajarkan. Media seni musik adalah vokal dan instrumen.. Jenis alat musik tradisional antara lain terdiri dari seruling, gambang kromong, gamelan, angklung, rebana, kecapi, dan kolintang serta arumba. Jenis alat musik Barat antara lain terdiri dari piano, gitar, flute, drum, musik elektronik, sintetiserr, seksopon, dan terompet. Contoh :














 












4.      Teater Tradisional
Teater Tradisional adalah bentuk pertunjukan yang pesertanya dari daerah setempat karena terkondisi dengan adat istiadat, sosial masyarakat dan struktur geografis masing-masing daerah
Indonesia kaya akan seni Seni merupakan unsur kebudayaan yang tumbuh dan berkembang sejajar perkembangan manusia sebagai pencipta dan penikmat karya seni.  Karya seni dapat dilihat dari bentuk pakaian dan rias, jenis makanan dan hidangan, jenis-jenis pertunjukan, berbagai upacara adat dan prosesinya, dan lain-lain, Salah satunya adalah sebi pertunjukan yaitu bentuk teater. Seni Teater adalah seni yang kompleks, artinya dapat bekerjasama dengan cabang seni lainnya.

Jumat, 01 April 2016

titanuim backup pro

Belajar nulis nang keyboard hp,  tak cilikna malah salah salah terus mencete, sekaliantak gedekna...... wkwk tp tetep salah2 wae anu wes kadung teol paling...... Kiyeh link

karya tulis tentang GANJA

KARYA TULIS

GANJA
Diajukan sebagai Syarat Mengikuti Ujian Akhir Sekolah
Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Semester Genap


  • Tahun Pelajaran 2015/2016



Di Susun Oleh :
Nama   : REKSA RAPI AJI
Kelas   : IX – B
NISN  : 0013954568


SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) NEGERI 1 DENTE TELADAS
KECAMATAN DENTE TELADAS
KABUPATEN TULANG BAWANG
TP. 2015/2016
MOTTO


Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya; tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walaupun bagaimana besarnya.

Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putus-nya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menenteramkan amarah ombak dan gelombang itu.






















HALAMAN PERSEMBAHAN

Karya tulis ini penulis sampaikan untuk:
  1. Ayah, Ibu, Kakak dan Adik tercinta yang telah memberi motifasi
  2. Dra. Nelly Fauziah selaku guru mata pelajaran Bahasa Indonesia
  3. Bapak, Ibu guru dan staf Tata Usaha SMP Negeri 1 Dente Teladas
  4. Teman-teman terbaikku
  5. Pembaca yang budiman         






















HALAMAN PENGESAHAN

Karya Tulis

GANJA

Diajukan sebagai
Syarat mengikuti Ujian Akhir Semester Genap pada mata pelajaran Bahasa Indonesia
Tahun pelajran 2015/2016


Penyusun :
Nama   : REKSA RAPI AJI
Kelas   : IX B
NISN  0013954568


Menyetujui
Pembimbing/                                                                           Wali Kelas
Guru MP Bahasa Indonesia




 Dra. NELLY FAUZIAH                                                              SUTINI,S.Pd
NIP. 196408041997022001                                                   NIP. 196706061997022001




KATA PENGANTAR


Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberi rahmat, hidayah, serta karunia-Nya kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “GANJA” tepat pada waktunya.
Karya tulis ini ditulis sebagai persyaratan untuk mengikuti Ujian Akhir Sekolah pada mata pelajaran Bahasa Indonesia tahun ajaran 2015/2016. Tidak lupa ucapan terima kasih penulis hanturkan kepada pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan karya tulis ini, juga kepada Guru pembimbing yang telah membimbing penulis selama ini.
Penulis menyadari bahwa karya tulis ini masih belum sempurna dan banyak kekurangan. Oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Terima kasih.


Dente Teladas,    Maret 2016
Penulis



REKSA RAPI AJI









DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL .............................................................................................................. i
MOTTO ................................................................................................................................... ii
HALAMAN PERSEMBAHAN ............................................................................................ iii
HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................................... iv
KATA PENGANTAR ............................................................................................................ v
DAFTAR ISI .......................................................................................................................... vi
BAB I
PENDAHULUAN ................................................................................................................. 1
1.1.Latar Belakang ............................................................................................................ 1
1.2.Rumusan Masalah........................................................................................................ 1
1.3.Tujuan........................................................................................................................... 1
1.4.Manfaat Penulisan........................................................................................................ 2
BAB II
PEMBAHASAN..................................................................................................................... 3
2.1.Definisi Ganja.............................................................................................................. 3
2.2.Senyawa Dalam Ganja................................................................................................. 4
2.2.1.      Cannabidiol (CBD)........................................................................................ .. 4
2.2.2.      Cannabinol (CBN)......................................................................................... .. 4
2.2.3.      Cannabichromene............................................................................................. 5
2.2.4.      Canabigerol...................................................................................................... 5
2.2.5.      Tetrahydrocannabivarin.................................................................................... 5
2.3.Efek dari Penggunaan Ganja........................................................................................ 6
2.3.1.      Efek ganja pada dosis rendah.......................................................................... 6
2.3.2.      Efek ganja pada dosis besar............................................................................. 6
2.3.3.      Efek jangka panjang......................................................................................... 6
2.4.  Dampak Sosial dari Ketergantungan terhadap Ganja.................................................. 7
2.4.1.      Dampak sosial.................................................................................................. 7
a.       Ganguan belajar.......................................................................................... 7
b.      Gangguan motivasi..................................................................................... 8
c.       Gangguan perilaku sosial............................................................................ 8
BAB 3
PENUTUP............................................................................................................................... 9
3.1.Kesimpulan.................................................................................................................. 9
3.2.Saran............................................................................................................................ 9
DAFTAR PUSTAKA.............................................................................................................. 10




 
BAB I
PENDAHULUAN

1.1.LATAR BELAKANG
Istilah narkotika berasal dari kata “narkose” yang artinya membius, amun demikian narkotika bukan obat bius. Dalam klinik narkotika digunakan untuk analgetik dan antitutif (penekan batuk). Narkotika yang sering disalah gunakan adala opium, heroin, ganja, dan kokain.
Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam undang-undang ini atau yang kemudian ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan.
Narkotika dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilang rasa, menghilangkan nyeri, an dapat menyebabkan ketergantungan. Zat-zat yang menggolong narkotika diatur dalam undang-undang no. 22 tahun 1997. Pengaturan ini diperlukan karena narkotika sering disalahgunakan dan untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk penggunaan narkotika yang tidak terkontrol.

1.2.RUMUSAN MASALAH
1.      Apa yang dimaksud dengan ganja
2.      Apa saja senyawa yang terkandung dalam ganja
3.      Apa efek dari penggunaan ganja
4.      Dan apa dampak social dari penggunaan ganja

1.3.TUJUAN
1.      Siswa mampu mendefinisikan tentang ganja
2.      Siswa mampu menjelaskan senyawa yang terkandung dalam ganja
3.      Siswa mengetahui mengenai efek dan dampak social penggunaan ganja.

1.4.MANFAAT PENULISAN
Dalam penulisan karya tulis ini dapat bermanfaat sebagai berikut :
1.      Sebagai sarana belajar dalam penyusunan karya tulis
2.      Menambah pengetahuan tentang Ganja
3.      Mengetahui dampak dari penggunaan ganja
























BAB II
PEMBAHASAN

2.1.DEFINISI GANJA
Ganja atau kanabis berasal dari tanaman cannabis sativa. Nama lainnya adalah charas, grass, dope, pot, weed, mull, bhang, dan hashish. Ganja telah digunakan berates-ratus tahun untuk kepentingan ritual. Efek psikoaktif ganja karena mengandung tetrahidrokanabinol atau THC.THC termasuk depresan SSP yang mempunyai efek halusinogenik. ada 3 bentuk kanabis yang disalahgunakan, yaitu mariuana daun atau bunga yang dikeringkan, harshish (resin THC) dan minyak harsish.
Sedemikian berbahayanya unsur THC dalam ganja itu, sehingga untuk orang yang baru pertama kali menyalahgunakan ganja saja, akan segera mengalami intoksikasi (keracunan) ganja yang secara fisik yaitu : jantung berdebar (denyut jantung menjadi bertambah cepat 50% dari sebelumnya), bola mata memerah (disebabkan pelebaran pembuluh darah kapiler pada bola mata), mulut kering (karena kandungan THC mengganggu sistem syaraf otonom yang mengendalikan kelenjar air liur), nafsu makan bertambah (karena kandungan THC merangsang pusat nafsu makan di otak), dan tertidur (setelah bangun dari tidur, dampak fisik akan hilang).
Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.
Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan dibanyak tempat disalahgunakan.Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali. Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.


2.2.SENYAWA DALAM GANJA
Terdapat lebih dari 400 senyawa cannabinoids yang terdapat pada sebuah pohon ganja. Beberapa diantara senyawa tidak beracun tersebut terbukti mampu mengobati kanker, mengurangi kecenderungan psikotik pasien schizophrenia dan mengobati berbagai penyakit kronis lainnya.
Senyawa-senyawa berkhasiat medis tersebut diantaranya seperti cannabidiol (CBD), cannabinol (CBN), cannabichromene (CBC), cannabigerol (CBG) dan tetrahydrocannabivarin (THCV).

2.2.1.      Cannabidiol(CBD)
Setelah THC, CBD merupakan cannabinoids yang paling banyak ditelaah olehilmuwan. Ditemukan pertama kali tahun 1940, mayoritas ilmuwan mengatakan bahwa CBD mungkin saja menjadi satu-satunya cannabinoid yang paling penting. Bahkan para ilmuwan menganggab CBD sebagai senyawa medis terbaik yang dimiliki pohon ganja.
Hasil studi Antonio Zuardi yang diterbitkan The Brazilian Journal of Psychiatry tahun 2008 menemukan berbagai potensi medis dari cannabidiol untuk mengobati parkinson, alzheimer, serebral iskemia, diabetes, rheumatoid arthritis, inflamasi, mual dan kanker.
Tahun 2009, ilmuwan dari Israel dan Itali mengembangkan temuan tersebut dan menemukan bahwa CBD memiliki sifat anxiolytic (anti-cemas), anti-psikotik, anti-epilepsi, neuroproteksi, vasorelaxant (memperbesar pembuluh darah), antispasmodic (meringankan keram otot), anti-ischemic (memperlancar suplai darah), anti-kanker, antiemetic (menghilangkan mual dan muntah), anti-bakteri, anti-diabetes, anti-inflammatory (anti peradangan/pembengkakan), dan merangsang pertumbuhan tulang.
Martin Lee, pendiri dan direktur Project CBD, menjuluki cannabidiol sebagai "The Cinderella Molecule"; Senyawa mungil yang tidak beracun, non-psikoaktif dan multiguna.

2.2.2.      Cannabinol (CBN)
Cannabinol adalah produk turunan dari THC. Pertama ditemukan ilmuwan pada tahun 1896. Senyawa cannabinol ditemukan dapat membantu proses tidur, mengurangi rasa sakit maupun keram, memperlambat gejala ALS (Penyakit Lou Gehrig), meningkatkan nafsu makan, dan menghentikan penyebaran residu obat-obat tertentu.

2.2.3.      Cannabichromene (CBC)
CBC pertama kali ditemukan tahun 1966. Secara khusus banyak ditemukan pada tanaman ganja yang baru panen. Namun, penelitian terhadapnya belum dilakukan sebanyak CBD ataupun CBN.
Sebuah ringkasan jurnal-jurnal di tahun 2009 menemukan fungsi CBC sebagai anti-inflammatory (anti peradangan/pembengkakan), anti-mikroba, analgesik, anti-kanker, dan merangsang pertumbuhan tulang.
Penelitian terbaru di tahun 2011 menemukan bahwa CBC dapat mempengaruhi ujung syaraf otonom dalam memodifikasi rasa sakit.

2.2.4.      Cannabigerol
Sama seperti CBC, CBG juga kurang mendapat perhatian serius dari para ilmuwan. Terlihat dari sedikitnya jurnal yang mengemukakan efek medis senyawa tersebut. CBG pertama kali ditemukan pada tahun 1964.
Berdasarkan hasil temuan dalam The British Journal of Pharmacology tahun 2011, ekstraksi CBG-chemotype dapat dijadikan agen antiseptik yang sempurna dan aman untuk membunuh bakteri.
Studi terbaru kemudian menemukan bahwa senyawa non-psikoaktif tersebut mampu mengobati berbagai gangguan sistem syaraf otonom, termasuk epilepsi.

2.2.5.      Tetrahydrocannabivarin
Ditemukan tahun 1970, THCV merupakan senyawa khas yang dapat ditemui pada hashish Pakistan dan cannabis yang berasal dari selatan afrika.
Berdasarkan dosisnya, THCV dapat menjadi agen antagonis bagi THC (dosis rendah THCV dapat menurunkan nafsu makan) atau malah sebaliknya (dosis tinggi THCV bermanfaat untuk proses pembentukan tulang).
Tidak seperti CBD, CBN, CBC, dan CBG, dosis tinggi THCV mampu membuat Anda mengalami fenomena "melayang" (lebih rendah dari THC).

2.3.EFEK DARI PENGGUNAAN GANJA
2.3.1.      Efek ganja pada dosis rendah
Efek timbul setelah 2-3  jam setelah merokok ganja, yaitu berupa:
-          Rilex, tenang, kalm, dan bahkan tertawa sendiri.
-          Pada awal pemakaian merangsang nafsu makan (the munchies effect)
-          Daya ingat berkurang atau hilang.
-          Mata merah, dan tekanan darah turun.

2.3.2.      Efek ganja pada dosis besar
Dosis besar akan menimbulkan efek seperti diatas tetapi dengan intensitas yang lebih tinggi dan masih disertai efek lain seperti dingin, kelelahan, euphoria, halusinasi, gelisah, panic, dan paranoid.

2.3.3.      Efek jangka panjang
Dari berbagai penelitian, efek jangka panjang pemakaian ganja berupa:
a.       gangguan saluran pernapasan
pemakaian kanabisumumnya dirokok atau dihisap. Kanabis mengandung tar lebih banyak dibandingkan tembakau, maka perokok ganja akan lebih besar kemungkinannya terserang brongkhitis.
b.      Hilang motivasi
Pengguna ganja akan mengalami lemah fisik, halusinasi sehingga prestasi kerja atau belajar sangat menurun.
c.       Fungsi otak menurun
Kanabis dapat menghilangkan kemampuan mengingat, konsentrasi, dan dampaknya baru kembali setelahbeberapa bulan berhenti menggunakan.


d.      Gangguan hormone
Terjadi gangguan hormone reproduksi baik pada wanita atau laki-lakiyang dapat berakibat gairah seks menurun, menstruasi tidak teratur dan jumlah sperma menurun.
e.       Gangguan system saraf
Telah banyak ditemukan pengguna jangka panjang kanabis dapat mengalami psikosis (gangguan jiwa) yang ditandai dengan halusinasi, delusi, dan paranoid.

2.4.DAMPAK SOSIAL DARI KETERGANTUNGAN TERHADAP GANJA
Kecanduan ganja dapat menyebabkan berbagai efek samping pada setiap pengguna baik yang menggunakannya secara kasual ataupun pengguna jangka panjang. Beberapa gejala dari gangguan-gangguan ini meliputi hal-hal seperti gangguan tidur, gangguan mengingat, gangguan koordinasi motorik, kesulitan dalam memahami pembicaraan atau memahami situasi dan peristiwa, halusinasi, pikiran atau perasaan yang cenderung paranoid, serta serangan panik. Sementara beberapa dari masalah ini mungkin tidak terlihat serius (serta tidak menimbulkan kematian), namun semua hal itu dapat menyebabkan masalah jangka panjang dan akan membuat gangguan pada kondisi dan situasi sosial.

2.4.1.      Dampak Sosial
a.      Gangguan Belajar
Menurut sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan terhadap sekelompok mahasiswa, Penggunaan ganja dapat mengganggu proses belajar, berpikir kritis dan fungsi kognitif terkait lainnya selama 24 jam setelah dosis terakhir diambil. Studi tersebut dilakukan dengan cara mengamati siswa sebelum, selama dan setelah mereka menggunakan ganja. Hasil yang ditemukan bahwa setelah mengkonsumsi ganja siswa jauh lebih mungkin menderita masalah memori, kesulitan berkonsentrasi dan penurunan dalam pemahaman dan keterampilan kognitif. Efek ini mungkin jauh lebih parah pada pengguna jangka panjang dikarenakan adanya  perubahan yang terjadi pada otak ketika mengkonsumsi ganja dalam jangka waktu yang lama.

b.      Gangguan Motivasi
Salah satu efek utama yang disebabkan karena ganja adalah kurangnya motivasi. Ganja dapat menyebabkan penggunanya untuk menjadi mudah terganggu/distracted, dan meskipun mereka dapat membuat rencana yang sangat kreatif, mereka bisa dengan mudah melupakannya atau tidak cukup termotivasi untuk melakukannya. Secara fisik memang tidak ada yang salah, tetapi secara mental adanya gangguan motivasi pada pengguna. Pecandu kemudian dapat mengalami apa yang dikenal sebagai Sindrom Motivasi, di mana mereka kehilangan motivasi tentang semua aspek dalam kehidupan mereka, seperti sekolah, kerja, keluarga dan berkurangnya tanggung jawab.

c.       Gangguan Perilaku Sosial
Secara sosial, dampak sosial nomor 2 yaitu kurangnya motivasi dapat menyebabkan beberapa masalah yang cukup serius. Bagi yang sudah bekerja, gangguan motivasi akan dapat menyebabkan penurunan performa dalam kinerja, masalah disiplin atau mungkin dapat berakhir dengan terminasi. Bagi yang bersekolah/pelajar, kurangnya motivasi dapat menyebabkan masalah dalam proses belajar dan performa secara umum. Persahabatan juga dapat terancam, karena kurangnya motivasi untuk bersahabat dengan orang lain selain orang-orang yang menghisap ganja. Dampak sosial lainnya, sebagai seorang pengguna ganja akan menyebabkan orang lain cenderung memiliki konotasi negatif yang terkait dengan Anda sehingga akan menyebabkan lost of opportunity.






BAB III
PENUTUP

3.1.KESIMPULAN
Ganja atau kanabis berasal dari tanaman cannabis sativa. Nama lainnya adalah charas, grass, dope, pot, weed, mull, bhang, dan hashish.Efek psikoaktif ganja karena mengandung tetrahidrokanabino latau THC.THC termasuk depresan SSP yang mempunyai efek halusinogenik.ada 3 bentuk kanabis yang disalahgunakan, yaitu mariuana (daun atau bunga yang dikeringkan, harshish (resin THC) dan minyak harsish.
Senyawa-senyawa yang terdapat didalam ganja yang berkhasiat medis  diantaranya seperti cannabidiol (CBD), cannabinol (CBN), cannabichromene (CBC), cannabigerol (CBG) dan tetrahydrocannabivarin (THCV).
Adapun efek dari penggunaan ganja diantaranya:
1.      Efek ganja pada dosis rendah.
2.      Efek ganja pada dosis besar
3.      Efek jangka panjang
Dampak social dari ketergantungan terhadap ganja diantaranya: Gangguan Belajar, Gangguan Motivasi, Gangguan Perilaku Sosial.

3.2.SARAN
Adapun saran yang dapat kami sampaikan dalam makalah ini adalah, narkotika merupakan senyawa yang sangat berbahaya apabila dikonsumsi secara berlebih, namun dalam narkotika, dapat digunakan dalam dunia pengobatan dan sebagai bahan penelitian, namun dilihat dari kegunaan dan penggolongannya.
Adapun cara mengatasi agar keluarga kita terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkotika adalah :
1.      Tidak mudah terpengaruh pada orang asing
2.      Orang tua diharapkan dapat mendidik anak-anaknya tentang bahaya NARKOBA
3.      Menghindari Pergaulan Bebas

DAFTAR PUSTAKA

Priyanto.2010.Toksikologi.Leskonfi (Lembaga Studi Dan Konsultasi Farmakologi). Jabar
http://yosia-ginting.blogspot.com/ tanggal diakses 22-11-2012
Rifqi – Com